AC sentral atau AC split duct adalah jenis pendingin ruangan yang kompresornya terpisah, ditempatkan di luar sebagai unit outdoor dengan penghembus udara atau wall mounted split berada di dalam (unit indoor). Sehingga dinding bangunan hanya perlu dilubangi sedikit sebagai jalur pipa dari unit outdoor ke unit indoor. AC split bisa dioperasikan dengan suara yang halus dan tampilan yang lebih stylish, sesuai dengan desain interior rumah.

Air conditioner dengan sistem ducting atau AC sentral umumnya diperuntukkan instalasi AC di gedung yang tidak memiliki pengatur suhu sendiri-sendiri (per ruangan). Semua dikontrol pada satu titik dan disalurkan menggunakan pipa ke ruangan-ruangan. AC sentral hanya dapat digunakan untuk mengecilkan dan membesarkan lubang tempat hawa dingin AC masuk ke ruangan tersebut.

Bangunan komersial seperti gedung perkantoran yang menggunakan sistem AC sentral (satu kompresor dan refrigerant besar mampu menyejukkan semua ruangan), sementara itu pada rumah tinggal atau ruko/rukan lazim digunakan AC split dengan sistem satu kompresor untuk satu wall mounted split di dalam.

Keunggulan AC sentral

Lebih estetik

Dengan satu refrigerant untuk beberapa unit indoor, maka secara tampilan akan lebih bagus dan ringkas karena tidak memerlukan banyak ruang (space).

Keselamatan pengguna

Selain efisiensi, kenyamanan baik kesehatan dan keselamatan bagi pengguna juga menjadi alasan memilih AC sentral.

Pengaturan lengkap

Desain ducting juga meliputi desain untuk kebutuhan ventilasi, filtrasi, dan humidity.

Merata

Pendistribusian hawa dingin secaara merata hanya dengan satu pusat saja. Sistem ini banyak digunakan di mall atau gedung dengan banyak ruangan karena lebih efisien.

Lebih ekonomis

Dari segi biaya juga lebih ekonomis karena setiap ruangan akan didistribusikan pendingin udara. Tanpa diperlukan unit indoor untuk setiap ruangan, maka biaya pengeluaran lebih terjangkau.

Tidak menghabiskan space

Karena unit indoor tidak berada dalam ruangan, maka selain estetika ruangan bisa dimaksimalkan, pemakaian ruangan bisa lebih leluasa dan nyaman.

Tanpa suara bising

Sistem AC sentral juga tanpa menimbulkan suara bising.

Hal yang perlu diperhatikan saat instalasi AC tipe split duct

1. Perencanaan instalasi, pengoperasian, dan perawatan yang dilakukan dengan teliti dan hati-hati.

Karena pada sistem ducting hanya menggunakan satu AC sebagai pusat pengatur suhu udara, maka setiap perencanaan pemasangan AC perlu diperhatikan dengan seksama.

2. Memperkirakan kebutuhan biaya investasi untuk AC ducting.

Pemasangan yang cukup rumit membuat perkiraan biaya harus lebih jeli, agar lebih ekonomis.

3. Perawatan yang dilakukan dengan baik dan berkala.

Agar AC bersistem sentral dapat menyalurkan udara secara berkelanjutan, diperlukan antisipasi kerusakan pada AC sentral dengan melakukan perawatan yang baik dan berkala.

4. Pengaturan temperatur sesuai kebutuhan.

Agar semua ruangan bisa mendapatkan temperatur yang diinginkan, maka diperlukan pengaturan temperatur sesuai yang dibutuhkan.

Instalasi AC tipe split duct

Mempelajari lokasi dan situasi tempat instalasi
  • Tempat aliran udara, baik indoor dan outdoor harus bebas hambatan untuk sirkulasi udaranya.
  • Tempat pemeliharaan dan service yang mudah dijangkau.
  • Jarak pemasangan outdoor minimal 20 cm untuk sisi kiri dan belakang, minimal 30 cm untuk sisi kanan, dan 70 cm untuk sisi depan unit indoor.
  • Pembuangan udara indoor tidak boleh berdekatan dengan sumber panas dan pintu keluar masuk. Sementara pada outdoor tidak boleh menghalangi radiasi panas dari kondensor.
  • Getaran dapat dikurangi dengan menggunakan karet mounting.
  • Penampilan setelah pemasangan mengikuti estetika interior dan eksterior ruangan.

Jaringan kelistrikan
  • Kabel menggunakan jenis berukuran 1.5mm, 2.5 mm, 4 mm, dsb.
  • Tegangan normal sebesar 220 V dan frekuensi 50 Hz atau 60 Hz untuk daerah tertentu.
  • Sistem grounding dan MCB sebagai sarana pengaman untuk membuang kebocoran arus yang terjadi dan MCB (Miniature Circuit Breaker) untuk memutus arus yang diukur dengan Ampere.
  • Dianjurkan memakai stop kontak kaki tiga berkualitas tinggi.
  • Stabilizer untuk menjaga tegangan yang naik turun saat starting.
  • Diperlukan jaringan listrik khusus untuk pemasangan unit dan outletnya.

Pengerjaan pemipaan indoor dan outdoor unit
  • Diameter pipa disesuaikan dengan standar unit AC. Contoh untuk AC ? hingga 1 PK menggunakan pipa ?”
  • Heat insulation menggunakan armaflek atau isolasi pembungkus pipa.
  • Penampilan atau estetika.
  • Pembuangan freon dicek menggunakan manifold dan pengukur ampere.
  • Memeriksa kebocoran gas menggunakan leak detector atau busa sabun.
  • Instalasi oil trap dibuat setiap 5-7 meter dengan ketentuan posisi outdoor di atas dan indoor di bawah atau sebaliknya.
  • Memeriksa gangguan jalur pemasangan pipa.

Pengerjaan sistem ducting (jika diperlukan)
  • Memastikan diameter pipa, pekerjaan sistem isolasi (heat insulation), getaran saat unit dijalankan, suara dari sistem ducting yang dibuat, dan penampilan.
  • Pengerjaan sistem pembuangan air (drainase)
  • Memastikan hubungan part/bagian sealing (anti bocor).
  • Pekerjaan sistem isolasi (heat insulation).
  • Pengaturan jarak ujung saluran drainase dengan tempat pembuangan akhir, terutama pada musim hujan.
  • Memastikan air keluar dengan lancar dari evaporator, dengan menuangkan air ke area evaporator.
  • Pemasangan pipa drainase harus menghadap ke bawah.
  • Memeriksa sistem pembuangan jika terkena air hujan atau air lainnya.

Hal lain
  • Memastikan akurasi proses air purging dengan menggunakan vacuum air.
  • Membuka service valve dan mengecek tekanan freon, suction atau tekanan rendah 60-80 psi dan discharge/tekanan tinggi 250-300 psi, disesuaikan dengan pengukuran ampere.
  • Pengukuran Ampere disesuaikan dengan yang tertera pada pamflet unit, dan disesuaikan dengan tekanan freon.
  • Cara pengoperasian AC yang baik dan benar sesuai dengan buku petunjuk pemakaian.
  • Pengukuran temperatur udara antara intake dan udara yang tersedot unit indoor dan discharge suhu yang keluar lebih dari 8 derajat Celcius.





Sumber: rajawaliutama.co.id


Receive our Newsletter

Submit
Send Message